Studium Generale FST: Strategi Belajar Perguruan Tinggi di Era Society 5.0

Kuliah umum Studium Generale FST dilaksanakan pada Selasa, 4 Oktober 2022 secara luring. Kuliah ini menghadirkan narasumber dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Bapak Ahmad Ataka Awwalur Rizqi, S.T., Ph.D. dengan mengusung tema Strategi Belajar Perguruan Tinggi di Era Society 5.0.

Kuliah dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Nurus Shalihin, M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa perubahan teknologi yang begitu cepat telah menghadirkan pelbagai macam kompleksitas karena kemajuan teknologi sekaranag memungkinkan otomatisasi di hampir semua bidang. Lebih lanjut, beliau juga menegaskan bahwa Society 5.0. adalah cerminan masyarakat yang dapat menyelesaikan pelbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan berbagai inovasi yang lahir di era revolusi industry 4.0.

Dalam sesi presentasi, narasumber menyinggung tentang bagaimana mempersiapkan diri menghadapi Society 5.0. Menurut beliau, Society 5.0 didefinisikan sebagai  masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial dengan sistem yang sangat mengintegrasikan ruang dunia maya dan ruang fisik. Berangkat dari pernyataan tersebut, bisa dipahami bahwa manusia sebagai pusat tatanan kehidupan yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi. Seperti diketahui bersama bahwa ekonomi merupakan hal yang sangat penting dan vital dalam kehidupan, segala macam hal yang dikembangkan pasti ujungnya juga untuk meningkatkan atau mengembangkan perekonomian baik dalam lingkup sempit maupun lingkup luas.

Berkembang tidaknya kegiatan ekonomi akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat, hal tersebutlah yang menjadi fokus dalam Society 5.0 ini untuk mengintegrasikan antara kehidupan dunia nyata dan dunia maya. Kehidupan dunia maya saat ini sudah menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dari setiap manusia, apalagi dari kehidupan generasi milenial dan generasi Z, salah satunya mahasiswa. Saat ini mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan berpikir dan kesiapan mental menghadapi era digitalisasi yang dibarengi pesatnya perkembangan informasi dan teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Ataka juga memberikan beberapa tips belajar di perguruan tinggi, diantaranya; pahami konsep, bukan hafalan rumus; pahami makna dibalik operasi matematika; dan jika perlu salami sejarah dibalik lahirnya rumus tersebut; banyak bertanya; belajar dari buku teks, jangan hanya dari slide/tutorial; biasakan untuk menggunakan teks berbahasa Inggris; belajar berkelompok dan jangan mudah menyerah. Rangkaian kegiatan stadium generale ditutup dengan foto bersama antara narasumber dan civitas akademika FST UIN Imam Bonjol. Salam Saintek!

Leave a Reply