Padang – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Imam Bonjol Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyempurnaan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja. Pada minggu pertama Juni 2026, FST menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) Review Kurikulum untuk Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Matematika dengan menghadirkan para pakar di bidang masing-masing.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut dihadiri oleh Dekan FST UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Yulia, M.Pd., CRP., CIIQA, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, serta dosen di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam FGD Review Kurikulum Program Studi Sistem Informasi, FST menghadirkan Prof. Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom., Guru Besar sekaligus Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, sebagai pakar eksternal. Diskusi difokuskan pada penyempurnaan kurikulum yang telah mengacu pada pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Melalui pendekatan tersebut, kurikulum diharapkan mampu menghasilkan capaian pembelajaran lulusan yang selaras dengan kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan teknologi informasi yang dinamis, serta tuntutan dunia industri yang terus berkembang.
Berbagai masukan strategis diberikan terkait penguatan kompetensi digital, pengembangan mata kuliah yang responsif terhadap transformasi teknologi, serta penyelarasan profil lulusan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekosistem industri digital saat ini.
Sementara itu, FGD Review Kurikulum Program Studi Matematika menghadirkan Prof. Dr. Admi Nazra, M.Si., M.Sc., Guru Besar Matematika Universitas Andalas, sebagai pakar yang memberikan berbagai rekomendasi untuk pengembangan kurikulum program studi. Pembahasan difokuskan pada penyesuaian profil lulusan Program Studi Matematika agar semakin relevan dengan perkembangan keilmuan dan kebutuhan masa depan.

Dalam forum tersebut disepakati bahwa Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang telah ada tetap dipertahankan sebagai fondasi utama kurikulum, namun beberapa CPL perlu dirumuskan lebih spesifik agar dapat menggambarkan kompetensi lulusan secara lebih terukur dan sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan. Selain itu, bahan kajian kurikulum juga dikaji ulang untuk memastikan ketercapaiannya terhadap CPL yang telah ditetapkan.
Diskusi turut membahas pemetaan mata kuliah terhadap CPL hingga keterhubungannya dengan profil lulusan yang diharapkan. Tidak hanya itu, implementasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran maupun pengembangan kompetensi lulusan menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian khusus dalam penyusunan kurikulum baru.
Sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum yang komprehensif, FST juga melaksanakan FGD bersama stakeholder yang melibatkan unsur pengguna lulusan (user), alumni, dan korporasi. Kegiatan ini menghadirkan berbagai perwakilan instansi dan perusahaan, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, MUFNet Solok, Telkom Indonesia Regional I, Epson Batam, Madrasah, BNI serta sejumlah alumni dari berbagai bidang profesi.
Melalui forum tersebut, para stakeholder memberikan berbagai masukan terkait kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, perkembangan teknologi yang perlu diantisipasi oleh perguruan tinggi, serta harapan terhadap kualitas lulusan yang mampu beradaptasi dengan tantangan era transformasi digital.
Dekan FST UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Yulia, M.Pd., CRP., CIIQA, menyampaikan bahwa kegiatan review kurikulum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam memastikan kurikulum yang diterapkan selalu relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.
“Melalui keterlibatan pakar, pengguna lulusan, alumni, dan mitra industri, kami berharap kurikulum yang disusun dapat menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi,” ujarnya.
Rangkaian FGD ini menjadi langkah strategis Fakultas Sains dan Teknologi UIN Imam Bonjol Padang dalam mempersiapkan kurikulum yang lebih responsif terhadap tantangan masa depan, sekaligus memperkuat posisi program studi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Salam Saintek !!!