MAN 4 Tanah Datar sukses menyelenggarakan kegiatan Literasi Informasi Digital dan Sains Berbasis Lingkungan dan Budaya pada 21–23 September 2025. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Imam Bonjol Padang, dengan fokus utama pada peningkatan kompetensi guru serta pengembangan keterampilan literasi siswa.
Selama tiga hari, rangkaian kegiatan diisi dengan pendampingan bagi guru dan pelatihan bagi siswa. Para guru MAN 4 mendapatkan materi mendalam mengenai Coding dan Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya memperkuat kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran. Materi disampaikan oleh tim pendamping yang diketuai oleh Dr. Subhan Ajrin Sudirman, M.A., bersama sejumlah dosen dan fasilitator dari UIN Imam Bonjol Padang.
Guru diperkenalkan pada bahasa pemrograman sederhana, strategi mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, serta pemanfaatan AI untuk menciptakan media ajar yang lebih kreatif dan interaktif. Selain itu, guru juga diajak mencoba secara langsung penerapan perangkat digital dan aplikasi yang dapat mendukung proses belajar mengajar.
Tak hanya untuk guru, kegiatan literasi ini juga menyentuh siswa MAN 4 Tanah Datar melalui pelatihan jurnalistik. Siswa dilatih memahami dasar-dasar penulisan berita, teknik menulis artikel, hingga cara memanfaatkan media digital untuk publikasi. Tujuannya adalah membangun keterampilan menulis, berpikir kritis, serta kepekaan terhadap isu-isu di sekitar mereka.
Dengan adanya program literasi ini, MAN 4 Tanah Datar diharapkan mampu membangun ekosistem pembelajaran yang lebih kreatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Guru semakin inovatif dalam menyampaikan materi, sementara siswa kian terlatih untuk berpikir kritis dan produktif di era informasi digital.
Kegiatan literasi ini menjadi cermin bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan juga proses membangun kesadaran. Guru diposisikan bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga fasilitator yang mampu menuntun siswa menavigasi banjir informasi di era digital. Sementara itu, siswa diarahkan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan juga pencipta konten yang beretika dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat literasi digital dan sains yang berakar pada nilai budaya, MAN 4 Tanah Datar menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang cerdas, kritis, dan berkarakter. Inisiatif ini diharapkan menjadi titik awal bagi madrasah untuk terus bergerak maju, menghubungkan tradisi dengan inovasi, serta menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri lokal. Salam saintek!!!

